Bangunan MTsN 11 Sukamantri Kabupaten Ciamis Ambruk, Seorang Guru Buka Mulut

Bangunan  MTsN 11 Sukamantri Kabupaten Ciamis Ambruk, Seorang Guru Buka Mulut
Photo ilustrasi: Bangunan MTsN 11 Sukamantri di Dusun Pajagan, Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kembali ambruk.

CIAMIS - Bangunan MTsN 11 Sukamantri di Dusun Pajagan, Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kembali ambruk.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (12/2/2021) hingga Sabtu (13/2/2021) malam. Akibatnya, beberapa ruang kelas ambruk dan buku-buku perpustakaan basah.

Salah seorang Guru MTsN 11 Sukamantri, Engkos, menjelaskan kejadian ambruknya sekolah ini merupakan rangkaian sejak 2 minggu ke belakang.

Kejadian pertama, dua lokal bangunan sekolah MTsN 11 Sukamantri ambruk lantaran guyuran hujan.

“Nah, kejadian yang kedua hari Jumat pada pukul 00.00 WIB ambruk lagi. Kemudian Sabtu malam ambruk lagi bertahap, ” jelasnya, Sabtu (13/2/2021).

Menurut Engkos, ambruknya beberapa ruangan tersebut karena adanya pergerakan tanah. Sehingga tanah retak dan amblas lalu bagian atap ambruk.

Bangunan MTsN Sukamantri yang ambruk adalah ruang guru, ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang BP, ruang TU, dan ruang kepala sekolah.

“Akibat adanya pergerakan tanah hingga tanah amblas itu ambruknya merembet, ” katanya.

Pihaknya pun terpaksa mengevakuasi buku-buku dan peralatan lain yang basah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena semua siswa masih belajar secara daring.

Engkos menyebut tanah sekolah ini labil sehingga amblas. Bahkan bangunan juga sudah rusak. ”Bangunan sekolah sudah lama, lebih dari 20 tahun, ” terangnya.

Saat ini bangunan MTsN 11 Sukamantri yang rusak totalnya sudah 6 lokal. Sisanya tinggal 5 ruangan.

Engkos pun berharap sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka, ruang sekolah yang ambruk tersebut segera ada pembangunan lagi.

”Kasihan nantinya para siswa. Tidak bisa belajar sebagaimana mestinya, ” ujarnya.

Lanjut Engkos, buku perpustakaan pun penyimpanannya terpaksa di mushola dulu. Sambil pihaknya keringkan karena semua bukunya basah.

Guru MTsN 11 Sukamantri lainnya, Lia, menyampaikan saat ini pihaknya tengah melakukan evakuasi buku-buku perpustakaan yang kondisinya basah.

Sedangkan untuk komputer aman, tidak sampai kena. ”Karena sebelumnya lokasi penyimpanannya pada tempat lain, ” jelasnya.(***)

JAWA BARAT CIAMIS SUKAMANTRI
Nanang Suryana

Nanang Suryana

Previous Article

HUT Ke- 5 Kecamatan Banjar Anyar Pemkab...

Next Article

Pemkab Ciamis Luncurkan Inovasi Aplikasi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Subhan Riyadi

Siswandi

Siswandi

Postingan Bulan ini: 39

Postingan Tahun ini: 402

Registered: Jan 25, 2021

Yudi Hutriwinata

Yudi Hutriwinata

Postingan Bulan ini: 14

Postingan Tahun ini: 57

Registered: Mar 31, 2021

Bilwadi_wk

Bilwadi_wk

Postingan Bulan ini: 11

Postingan Tahun ini: 133

Registered: Feb 4, 2021

Ibnu S. Mattangaran

Ibnu S. Mattangaran

Postingan Bulan ini: 10

Postingan Tahun ini: 44

Registered: Mar 2, 2021

Profle

Junaidi

Paslon ASRI Di Terpa Fitnah Dan Berita Hoaks Jelang PSU Jilid II Pilkada Labuhanbatu
Kabar Gembira Bagi Warga Luwu Utara, Ada Penghapusan Denda Pajak Kendaraan
Kadis Pendidikan Luwu Utara Klaim Kepemilikan Lahan SDN Pombuntang, Kuasa Hukum Subiati : Itu Sertifikat Hak Pakai !
Tahan Imbang Pemain Muda Pra PORPROV Luwu Utara, Kapten All Star Ungkap Hal Ini

Follow Us

Recommended Posts

Pemkab Majalengka Anggarkan 57 Milyar Lengkapi SARPRA Pariwisata
Pemprov Jabar Luncurkan Portal Jabarjawara.id Solusi Atasi Pencari Kerja dan UMKM
Seni Budaya Lokal Jadi Bagian Penting Identitas Industri Ekraf
Sandiaga Salahuddin Uno Tinjau Kampung Agrinex  Provinsi Banten
Jelang Bulan Suci Ramadhan Danrem 061/Sk Laksanakan Komsos Bersama Komponen  Masyarakat